Liverpool berada di posisi terdepan dalam persaingan merekrut kembali Jarell Quansah setelah menyertakan klausul pembelian kembali senilai £59,5 juta dalam kesepakatan transfer bek itu ke Bayer Leverkusen. Klausul tersebut berlaku hingga Juni 2027 dan berpotensi mengganjal langkah Arsenal, Chelsea, serta Real Madrid yang juga memantau pemain internasional Inggris itu.
Quansah meninggalkan Anfield untuk bergabung dengan Leverkusen pada 2025. Sejak pindah, bek berusia 23 tahun itu menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian sejumlah klub. Liverpool kini memiliki jalur khusus untuk membawanya pulang, sementara para peminat lain harus bersaing dengan posisi tawar yang dibentuk oleh klausul tersebut.
Klausul pembelian kembali jadi keunggulan Liverpool
Nilai klausul itu membuat Liverpool memiliki opsi yang jelas jika ingin memulangkan pemain yang pernah menjadi bagian dari akademi mereka. Menurut laporan Goal.com, klausul pembelian kembali sebesar £59,5 juta menjadi bagian dari kesepakatan dengan Leverkusen dan masih berlaku sampai Juni 2027.
Keberadaan klausul itu tidak otomatis memastikan Quansah akan kembali ke Anfield. Namun, Liverpool memiliki posisi berbeda dibanding klub-klub lain yang tertarik: mereka dapat mengaktifkan ketentuan yang sudah disepakati, sedangkan Arsenal, Chelsea, dan Real Madrid perlu menempuh jalur negosiasi mereka sendiri.
Arsenal disebut pernah mengajukan tawaran senilai £55 juta pada musim panas ini, tetapi tawaran tersebut ditolak Leverkusen. Real Madrid juga menjadikan Quansah sebagai salah satu target transfer utama. Sementara itu, Liverpool dan Chelsea sama-sama disebut memiliki minat kuat untuk membawanya kembali ke Premier League.
Pakar sepak bola Eropa Andy Brassell menilai nilai klausul tersebut cukup tinggi, tetapi tetap memberi Liverpool pilihan yang strategis. Dalam wawancara dengan talkSPORT, ia mengatakan Leverkusen kemungkinan tidak akan kecewa jika Liverpool mengaktifkan klausul itu karena jumlah yang ditawarkan cukup besar.
“Jika Anda memiliki Quansah di dalam tim, Anda punya fleksibilitas yang sangat besar. Dia bagus menguasai bola dengan kakinya, jadi dia bisa menambah daya serang,” kata Brassell.
Performa di Leverkusen bisa menarik peminat baru
Perkembangan Quansah bersama Leverkusen akan ikut menentukan arah persaingan transfer berikutnya. Klub Jerman itu kembali tampil di Liga Europa, yang menurut Brassell dapat menjadi panggung bagi sang bek untuk menunjukkan kemampuannya dan meningkatkan profilnya.
Leverkusen pernah mencapai final Liga Europa pada 2024. Brassell menilai kesempatan tampil di kompetisi tersebut dapat membantu Quansah memperlihatkan kualitasnya dalam lingkungan yang kompetitif. Performa yang kuat juga bisa membuat lebih banyak klub ikut masuk dalam perburuan pada akhir musim.
“Jika Leverkusen menjalani musim yang bagus dan tampil baik di Liga Europa, dia akan mendapat banyak kesempatan untuk menunjukkan seberapa bagus dirinya,” ujar Brassell. Menurut dia, perkembangan itu dapat membuka peluang transfer, baik melalui kemungkinan Liverpool membelinya kembali maupun ketertarikan klub lain.
Quansah juga terus mendapat pengalaman bersama tim nasional Inggris. Ia menjadi starter dalam tiga dari empat pertandingan Nations League Inggris, sebuah catatan yang menambah sorotan terhadap kiprahnya di level internasional.
Persaingan transfer diperkirakan berlanjut
Brassell memperkirakan klub-klub akan semakin memperhatikan Quansah jika ia dan Leverkusen sama-sama menjalani musim yang baik. Menurutnya, akan mengejutkan jika sang bek tidak masuk dalam daftar pemain yang diminati pada akhir musim. Ia juga memperkirakan persaingan tidak akan terbatas pada Liverpool.
Situasi tersebut membuat klausul pembelian kembali menjadi salah satu faktor utama dalam masa depan Quansah. Liverpool memiliki kesempatan yang telah diatur dalam kontrak, tetapi keputusan untuk menggunakannya tetap harus dilihat dari perkembangan pemain dan kebutuhan klub. Di sisi lain, Leverkusen memiliki alasan untuk mempertahankannya selama sang bek masih menjadi bagian penting dari skuad.
Dengan masa berlaku klausul hingga Juni 2027, Liverpool masih memiliki ruang untuk menentukan langkah. Performa Quansah di Leverkusen dan panggung internasional akan menjadi perhatian dalam beberapa bulan mendatang, sementara Arsenal, Chelsea, dan Real Madrid tetap berpeluang mengikuti perkembangannya.
