RSUD Bakti Pajajaran Kabupaten Bogor menyediakan teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk membantu pemeriksaan dan penanganan gangguan pembuluh darah otak, termasuk stroke. Didukung fasilitas Cath Lab Biplane, layanan ini diharapkan mempercepat akses warga terhadap pemeriksaan yang sebelumnya dapat mengharuskan pasien dirujuk ke Jakarta.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Bakti Pajajaran, Ajeng Normala, mengatakan fasilitas tersebut memungkinkan dokter melihat kondisi pembuluh darah secara lebih terperinci. Pemeriksaan dilakukan untuk menemukan penyempitan, penyumbatan, atau gangguan aliran darah, terutama pada pembuluh darah di otak.
Menurut Ajeng, hasil pemeriksaan menjadi salah satu dasar bagi dokter untuk menentukan tindakan medis yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Dengan demikian, teknologi ini mendukung proses penilaian klinis, bukan menggantikan pemeriksaan dan keputusan tenaga medis.
DSA bantu pemeriksaan pembuluh darah otak
DSA merupakan teknologi pencitraan yang digunakan untuk memeriksa pembuluh darah. Di RSUD Bakti Pajajaran, layanan ini ditunjang Cath Lab Biplane, fasilitas yang memungkinkan pemeriksaan lebih terperinci dan mendukung dokter dalam menilai kondisi pasien.
Informasi dari pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memahami letak dan kondisi gangguan aliran darah. Dokter kemudian menggunakannya sebagai pertimbangan dalam menyusun penanganan sesuai indikasi medis masing-masing pasien.
Ajeng menyebut penguatan layanan itu ditujukan agar masyarakat Kabupaten Bogor bisa memperoleh pelayanan yang dibutuhkan lebih dekat. Ia menilai pasien tidak seharusnya harus berpindah-pindah rumah sakit ketika fasilitas dan kompetensi yang diperlukan tersedia.
“Kasihan masyarakat Kabupaten Bogor jika harus berpindah-pindah rumah sakit karena tidak mendapatkan pelayanan. Dengan adanya fasilitas dan kompetensi dokter yang kami miliki, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan dan indikasi medis pasien,” kata Ajeng.
Kecepatan menjadi perhatian dalam penanganan stroke
Gangguan pembuluh darah otak membutuhkan perhatian terhadap waktu penanganan. Ajeng mengatakan keterlambatan tindakan dapat memengaruhi peluang pemulihan pasien. Pada kasus tertentu, periode emas atau golden period berlangsung kurang dari enam jam.
Karena itu, akses ke pemeriksaan dan layanan yang tepat menjadi salah satu hal penting dalam penanganan pasien. Kehadiran DSA di rumah sakit daerah berpotensi mengurangi kebutuhan rujukan ke Jakarta, meski keputusan pemeriksaan maupun tindakan tetap bergantung pada kondisi dan indikasi medis pasien.
Fasilitas Cath Lab Biplane juga mendukung kolaborasi antardokter spesialis. Pendekatan multidisiplin ini digunakan untuk membantu menentukan tindakan yang sesuai, dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan pasien.
Penguatan layanan bagian dari program KJSU-KIA
Pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari penguatan fasilitas kesehatan melalui program Kanker, Jantung, Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA) Kementerian Kesehatan. Di RSUD Bakti Pajajaran, dukungan itu mencakup pengembangan pelayanan kanker, jantung, dan neurologi.
Ajeng menyampaikan bahwa fasilitas yang diperkuat dapat dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Bogor yang benar-benar membutuhkan. Rumah sakit juga mengembangkan pelayanan jantung, penyakit dalam, dan ginjal dengan meningkatkan kompetensi tenaga medis serta menyediakan sarana dan prasarana.
Pengembangan layanan rumah sakit, kata Ajeng, disesuaikan dengan pemetaan penyakit yang banyak ditangani. Di antaranya gangguan saraf, diabetes melitus, hipertensi, dan tuberkulosis.
Pemeriksaan rutin untuk mengenali faktor risiko
Di samping layanan untuk pasien, Ajeng mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. Stroke dan penyakit jantung dapat berkaitan dengan faktor risiko yang berkembang dalam waktu lama, sementara sebagian orang mungkin tidak menyadari tekanan darah atau kadar gula darahnya sudah tinggi.
Ia menganjurkan masyarakat, terutama mereka yang berusia di atas 40 tahun, menjalani pemeriksaan rutin agar faktor risiko dapat diketahui lebih awal. RSUD Bakti Pajajaran menyediakan layanan medical check-up untuk mendukung pencegahan penyakit tidak menular di Kabupaten Bogor.
Ketersediaan DSA memperkuat pilihan layanan pemeriksaan pembuluh darah otak di daerah, sementara upaya pencegahan tetap bergantung pada kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi kesehatannya. Pemeriksaan berkala dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui faktor risiko dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum muncul gangguan yang lebih serius.
