Bayern Munich menghadapi Arsenal di Allianz Arena pada laga Liga Champions 2026/2027, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB, dengan kondisi Vincent Kompany yang belum pasti. Pelatih Bayern itu mengalami infeksi pada kedua kakinya dan masih beristirahat di rumah menjelang pertandingan krusial tersebut.
Ketidakpastian juga menyelimuti Manuel Neuer dan Joshua Kimmich. Asisten pelatih Aaron Danks menyebut kondisi ketiganya terus dipantau, sementara ia belum dapat memastikan apakah Kompany akan mendampingi tim di sisi lapangan.
Infeksi kaki membuat Kompany beristirahat
Masalah Kompany muncul setelah Bayern menang telak 6-1 atas RB Leipzig di Bundesliga. Direktur olahraga Max Eberl menggantikan sang pelatih dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan. Pemeriksaan kemudian menunjukkan adanya virus yang menyerang kaki Kompany.
Setibanya di rumah setelah laga itu, Kompany disebut harus menghabiskan waktu seharian di sofa. Kondisinya juga dipengaruhi riwayat masalah pada pinggul, yang membuatnya kesulitan berjalan normal. Karena itu, sesi latihan Bayern untuk persiapan menghadapi Arsenal dipimpin oleh Danks.
Danks juga hadir dalam konferensi pers jelang pertandingan pada Selasa (20/10) waktu setempat. Ia mengatakan belum mengetahui kapan Kompany pulih, dan tim akan memeriksa perkembangannya setiap hari.
“Virus itu beberapa kali mengganggu kakinya. Dia merasakan sakit di kedua kakinya,” ujar Danks, seperti dikutip Irish Examiner.
Danks menegaskan Kompany diminta beristirahat selama yang dibutuhkan. Meski demikian, ia mengakui meminta pelatih berusia 40 tahun itu untuk berhenti bekerja bukan perkara mudah. Danks menggambarkan Kompany sebagai pemimpin yang selalu bekerja keras.
Kondisi Neuer dan Kimmich belum dipastikan
Di samping masalah sang pelatih, Bayern masih menanti kabar terbaru soal Neuer. Kiper utama itu baru kembali berlatih dalam dua hari terakhir setelah mengalami cedera ringan. Klub belum mengambil keputusan akhir mengenai kemungkinan ia tampil melawan Arsenal.
Kimmich juga belum mengikuti latihan, tetapi karena alasan pribadi. Belum ada kepastian lebih lanjut mengenai kondisinya untuk pertandingan di Allianz Arena. Dengan waktu yang tersisa menjelang laga, tim pelatih masih harus mengevaluasi kesiapan para pemain tersebut.
Bayern juga dipastikan kehilangan Michael Olise. Ia terkena larangan bermain setelah menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Viking. Absennya Olise menambah pekerjaan rumah tuan rumah, yang harus menyiapkan pilihan lain untuk menghadapi wakil Inggris itu.
Meski sejumlah nama penting masih menjadi tanda tanya, Bayern datang dengan modal kemenangan besar atas Leipzig. Hasil tersebut memberi dorongan setelah mereka ditahan imbang 3-3 oleh Viking pada pertandingan Liga Champions sebelumnya.
Arsenal datang dengan catatan impresif
Arsenal bukan lawan yang mudah. Tim asuhan Mikel Arteta menang 3-0 atas Lille pada pertandingan fase liga sebelumnya dan mempertahankan catatan sempurna di kompetisi tersebut. Kemenangan itu menjadi bagian dari rentetan 14 kemenangan beruntun Arsenal di fase liga Liga Champions.
The Gunners juga punya kenangan positif saat bertemu Bayern musim lalu. Mereka menang 3-1 pada November 2025. Namun, catatan pertemuan secara keseluruhan masih menguntungkan Bayern: dari 15 laga di kompetisi Eropa, Arsenal kalah delapan kali.
Harry Kane menjadi ancaman lain yang patut diperhitungkan tim tamu. Penyerang Bayern tersebut telah mencetak 15 gol dalam 22 penampilan melawan Arsenal sepanjang kariernya. Hanya Leicester City dan Everton yang menjadi sasaran gol lebih produktif bagi Kane.
Bayern diunggulkan, tetapi laga tetap terbuka
Simulasi Opta menempatkan Bayern sebagai favorit dengan peluang menang 46,4 persen. Peluang Arsenal meraih kemenangan tercatat 29,3 persen, sedangkan kemungkinan pertandingan berakhir imbang mencapai 24,3 persen.
Angka tersebut menunjukkan keunggulan Bayern, tetapi bukan jaminan hasil akhir. Arsenal punya bekal performa yang kuat, sementara kondisi sejumlah personel tuan rumah belum sepenuhnya jelas. Kepastian soal Kompany, Neuer, dan Kimmich akan menjadi salah satu hal yang dinanti menjelang sepak mula.
Untuk Bayern, keputusan mengenai kondisi para pemain dan pelatih akan menentukan pilihan yang tersedia di laga besar ini. Namun, apa pun susunan yang diturunkan, duel di Allianz Arena tetap mempertemukan dua tim dengan ambisi tinggi di Liga Champions.
