Michael Carrick meminta maaf kepada suporter Manchester United setelah timnya kalah telak 1-4 dari Como pada matchday ketiga Liga Champions di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Seusai pertandingan, pelatih MU itu menghampiri pendukung yang hadir dan mengakui permainan timnya tidak dapat diterima.
Como langsung unggul pada menit kedua. Manchester United kemudian kebobolan tiga gol tambahan sebelum Joshua Zirkzee mencetak gol hiburan pada masa injury time. Kekalahan tersebut membuat Carrick memilih menyampaikan penyesalan secara langsung kepada suporter yang datang mendukung tim di stadion.
Carrick akui penampilan MU tak bisa diterima
Dalam konferensi pers setelah laga, Carrick mengatakan dirinya memahami kekecewaan para penggemar. Ia menegaskan, persoalan yang ingin disampaikan bukan semata hasil akhir, melainkan cara MU menjalani pertandingan melawan Como.
“Saya harus minta maaf kepada suporter. Saya peduli kepada klub ini seperti yang lainnya, kalau tidak lebih, dengan posisi saya saat ini dan betapa berharganya klub ini buat saya. Kami main seperti itu tidak bisa diterima,” ujar Carrick, seperti dikutip BBC.
Pelatih itu juga menjelaskan bahwa mendatangi suporter setelah pertandingan merupakan hal yang biasa ia lakukan, apa pun hasilnya. Menurut Carrick, langkah tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada para pendukung atas dukungan yang telah mereka berikan selama beberapa pekan terakhir.
Ia tidak ingin kedatangannya ke tribun dipahami sebagai tindakan yang hanya dilakukan karena MU kalah. Carrick menyebut dirinya merasa menjadi bagian dari para pendukung dan ingin mereka mengetahui bahwa ia turut merasakan kekecewaan atas penampilan tim.
“Saya juga merasakan hal yang sama seperti mereka. Kami punya banyak nilai di klub ini; apa yang kami wakili dan bagaimana kami ingin menjalankannya,” kata Carrick.
MU kebobolan lebih dulu pada menit kedua
Jalannya pertandingan membuat MU berada dalam tekanan sejak awal. Gol cepat Como pada menit kedua membuka keunggulan tuan rumah. Setelah itu, tim tamu kembali kemasukan tiga gol, sementara balasan dari Zirkzee baru hadir pada penghujung laga.
Dalam laporan pertandingan, Nico Paz mencetak dua gol untuk Como. Dua gol lainnya dibukukan Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon. Gol Zirkzee pada masa injury time menjadi satu-satunya gol Manchester United dalam kekalahan 1-4 tersebut.
Skor akhir itu menempatkan penampilan MU sebagai sorotan utama setelah pertandingan. Carrick tidak menutupi penilaiannya terhadap performa tim. Ia mengatakan sebuah tim memang bisa menang atau kalah, tetapi cara bermain yang diperlihatkan MU malam itu tetap tidak bisa diterima.
“Kami mungkin saja menang, kami bisa saja kalah, tapi cara kami menjalankannya malam ini tidak bisa diterima. Saya hanya ingin fans tahu bahwa saya juga merasakan hal yang sama seperti mereka,” ujarnya.
Suporter MU tetap dihampiri seusai laga
Tak lama setelah pertandingan berakhir, Carrick berjalan ke arah tribun tempat pendukung MU berada. Ia mengangkat kedua tangan sebagai tanda permintaan maaf sebelum menuju lorong ruang ganti. Sikap tersebut menjadi cara langsungnya menyampaikan apresiasi kepada suporter yang telah mengikuti tim ke stadion.
Seusai laga, Carrick tidak menyalami para pemain MU dan langsung berlalu menuju ruang ganti. Setelah itu, para pemain bergantian mendatangi tribun untuk memberi penghormatan kepada suporter. Rangkaian peristiwa tersebut terjadi di tengah kekecewaan atas kekalahan besar dari Como.
Carrick menekankan bahwa hubungan dengan klub dan para pendukung tidak berubah hanya karena hasil pertandingan. Ia menyebut nilai-nilai Manchester United sebagai alasan mengapa cara tim bermain menjadi hal yang penting, bukan sekadar angka di papan skor.
Permintaan maaf itu menjadi respons langsung Carrick terhadap kekalahan di Liga Champions. Bagi MU, perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana tim menanggapi hasil tersebut dan kembali menunjukkan permainan yang sesuai dengan nilai yang diutarakan sang pelatih. Sementara itu, Carrick ingin para suporter tahu bahwa ia memahami kekecewaan mereka dan menganggap penampilan melawan Como jauh dari standar yang semestinya.
